Ikuti 4 Cara Sukses Memulai Investasi

 
InformasiMoe - Ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan uang berlipat ganda. Salah satunya adalah dengan berinvestasi. Bentuknya cukup beragam. Mulai dari deposito, reksadana, emas, properti, dan lainnya.

Dari sekian banyak investasi tersebut, tentu ada risikonya masing-masing. Misalnya saja risiko suku bunga turun, emas kecurian, properti yang sulit laku, dan beragam risiko lainnya. Semuanya harus Anda pahami terlebih dahulu sebelum mulai mempertaruhkan uang untuk berkembang.

Jika sudah memahami aneka risikonya, kini saatnya terjun langsung di dunia investasi. Bagi pemula, jangan khawatir dengan kegagalan. Karena jika dipahami dan dimulai dengan benar, Anda bisa sukses menjadi investor yang baik. Seperti apa caranya? Kami akan memberikan beberapa cara suksesnya untuk Anda.

Dimulai dari sekarang
Ingin mulai investasi bila nanti sudah mapan? Putar anggapan tersebut menjadi ingin investasi untuk menjadi mapan. Caranya? Mulai dari sekarang. Carilah investasi jangka pendek paling menguntungkan bagi Anda. Misalnya deposito jangka pendek atau investasi emas. Jika sudah berani, cobalah investasi jangka panjangnya.

Diversifikasi
Apa itu diversifikasi? Diversifikasi adalah membagi modal yang Anda miliki ke dalam berbagai asset. Misalnya diversifikasi di saham, property, emas, dan surat hutang. Mengapa harus dilakukan? Karena untuk mencegah kegagalan total jika salah satu asset mengalami kerugian, ada asset lain yang memiliki keuntungan. Jadi beban yang dirasakan jika ada kerugian pun berkurang.

Memilih investasi yang cocok
Ingin investasi di pasar saham? Anda bisa memilih saham, deposito, obligasi, dan lainnya. Sebaiknya, pilihlah investasi yang sesuai dengan tujuan dan kemampuan secara finansial. Karena tiap jenisnya mempunyai kelebihan dan keuntungan masing-masing, tentu saja risikonya pun berbeda pula. Urutan jenis yang risikonya tertinggi adalah saham, reksadana, obligasi, dan deposito. Untuk Anda yang pebisnis sukses, pilihlah saham agar bisnis dan investasi berjalan beriringan.

Tidak perlu sering memonitor
Mengapa? Karena jika terlalu sering memantau perkembangan investasi, Anda sendiri bisa khawatir dan takut untuk membuat keputusan. Karena tujuan utama investasi adalah membangun kekayaan dalam jangka waktu panjang. Jadi sebaiknya pantau investasi Anda sebulan sekali saja.


EmoticonEmoticon