8 Tips Memilih Kasur dan Tempat Tidur Bayi yang Aman


InformasiMoe - Salah satu perlengkapan bayi yang harus dipersiapkan adalah kasur dan tempat tidur bayi. Pemilihan perlengkapan tidur bayi yang tepat dapat menghindarkan bayi jatuh dari tempat tidur. Ibu harus cermat dalam memilih jenis kasur dan tempat tidur bayi yang tepat untuk buah hatinya agar bayi selalu aman dan nyaman.

Ibu sebaiknya jangan memilih perlengkapan tidur bayi  berdasarkan jenis desain atau warna saja, tetapi juga harus mempertimbangkan segi kenyamanan dan keamanan bayi. Bayi bisa saja mengalami cedera ringan hingga berat bahkan meninggal dunia karena kesalahan orangtua dalam memilih perlengkapan tidur bayi. Misalnya saja menyebabkan bayi jatuh dari tempat tidur

Berikut ini 8 tips memilih jenis kasur dan tempat tidur yang aman dan nyaman untuk bayi, yaitu :

  1. Pilihlah kasur bertekstur keras
    Sebagian besar orangtua berpendapat bahwa kasur bayi terbaik adalah kasur yang berbahan empuk dan lembut. Namun sebenarnya kasur bayi yang berbahan terlalu empuk dan lembut dapat meningkatkan risiko terjadinya kematian bayi secara mendadak atau SSID (Suddent Infant Death Syndrome). Hal ini dikarenakan wajah bayi mudah terbenam ke dalam kasur. Kasur bayi yang baik justru yang bertekstur keras karena membantu menopang tulang punggung bayi yang masih sangat rentan dan mencegah terjadinya SSID.
  2. Memilih kasur dengan ukuran yang sesuai
    Ibu harus memilih kasur yang memiliki ukuran pas dengan ranjang bayi. Jangan sampai ada celah yang tersisa di bagian sisi ranjang bayi. Kasur bayi yang ukurannya sesuai akan mengurangi risiko terjadinya cedera pada bayi karena tubuhnya terjepit.
  3. Memilih ranjang bayi yang jarak antar jerujinya sempit
    Usahakan memilih ranjang yang memiliki jarak antar jeruji sempit untuk menghindari kepala bayi masuk di antara jeruji dinding tempat tidur. Jarak jeruji dinding ranjang bayi yang direkomendasikan adalah kurang dari 6 cm.
  4. Hindari membeli tempat tidur bayi yang memiliki pintu samping
    Tempat tidur yang memiliki dinding yang bisa dinaikkan dan diturunkan dapat menyebabkan cedera pada bayi. Hal ini bisa disebabkan salah merakit atau ceroboh dalam membuka tutup dinding tempat tidur. Selain itu, ketika aktivitas bayi mulai semakin banyak, dikhawatirkan pintu samping tempat tidur tidak sengaja terbuka oleh pergerakannya. Peristiwa ini dapat menyebabkan bayi jatuh dari tempat tidur dan mengalami cedera.
  5. Pastikan penyangga tempat tidur terpasang kuat
    Amati pemasangan baut dan sekrup tempat tidur bayi. Ibu harus memastikan penyangga cukup kokoh untuk menopang berat badan bayi. Periksalah baut penyangga secara berkala agar tidak ada bagian yang terlepas akibat gerakan atau aktivitas bayi.
  6. Pilih tempat tidur bayi yang memiliki roda
    Adanya roda pada tempat tidur atau ranjang bayi akan memudahkan Ibu untuku mengatur serta memindahkan letak ranjang bayi. Pastikan rodanya selalu dalam posisi terkunci agat tempat tidur bayi tidak tergelincir.
  7. Pilih tempat tidur yang dilengkapi kelambu
    Carilah kelambu yang menutup seluruh bagian tempat tidur agar bayi Ibu terlindung dari gigitan nyamuk.
  8. Memilih ranjang bayi yang bisa diayun
    Bayi sangat suka digendong atau diayun. Ayunan pada bayi dapat membuatnya merasa nyaman dan tidur lebih nyenyak. Jadi memilih ranjang yang bisa diayun adalah pilihan tepat yang bisa Ibu lakukan.

Jika bayi dapat tidur dengan aman dan nyaman maka akan membantu proses tumbuh kembangnya. Pastikan bayi Ibu mempunyai jadwal tidur yang sesuai dengan usia agar perkembangannya makin optimal.